Di Balik Publikasi: Run to Remember

Bisakah kegiatan lari digabungkan dengan isu-isu Hak Asasi Manusia? Ternyata bisa dan seru. Ini salah satu kegiatan yang ditangani kami pada bulan Januari 2014.

Poster Run To Remember

Run To Remember lahir dari proses diskusi panjang antara kami dengan penulis Okky Madasari yang pada awal Januari meminta kami terlibat merancang komunikasi agar kegiatan Dinding Berpuisi mendapat eksposur media yang luas. Kegiatan lari Fun Run 5K dipilih karena pertimbangan kegiatan itu sederhana, mudah diikuti orang banyak, positif, dan ternyata bisa menarik minat anak muda yang sedang gandrung ikut acara lari, sehingga peserta yang terlibat tidak lagi “loe lagi, loe lagi” — seloroh Okky Madasari. Kegiatan ini akhirnya akan diadakan 1 kali di jantung ibukota untuk menarik minat anak muda terlibat dalam mengingat apa saja persoalan Hak Asasi Manusia di Indonesia, termasuk di dalamnya hilangnya sejumlah aktivis demokrasi pada tahun 1997-1998. Meskipun dibuka kemungkinan, bila kota-kota lain ingin melakukan kegiatan yang sama.

Dalam perkembangannya, Okky Madasari memutuskan untuk melibatkan sejumlah artis/jurnalis/seniman muda seperti Dinda Kanya Dewi, Timothy Marbun, dan Setia Gara dalam kegiatan berlari ini yang akhirnya menjadi acara pertama dari serangkaian peristiwa besar di tahun 2014. Tak heran, bila animo peserta melonjak sehingga panitia yang merupakan gabungan tim kerja Yayasan Muara dan Tanam Ide Kreasi terpaksa membatasi hingga 500-an peserta saja.

Kegiatan ini akhirnya sukses dilakukan pada 2 Februari 2014 dan mendapat liputan nasional secara luas, baik di media cetak, online, sampai televisi. Berikut daftar media coverage:

Jakarta Globe: http://www.thejakartaglobe.com/news/jakarta/social-concerns-to-be-highlighted-at-youth-event/

Tempo: http://en.tempo.co/read/news/2014/01/30/240549603/A-Run-to-Remember

Satu Harapan: http://www.satuharapan.com/read-detail/read/barisan-pengingat-selenggarakan-run-to-remember

Liputan 6: http://health.liputan6.com/read/815898/run-to-remember-lari-5-kilometer-untuk-ingat-kasus-ham

Berita 1: http://www.beritasatu.com/olahraga/162456-run-to-remember-acara-lari-bertema-ham.html

Merdeka: http://www.merdeka.com/peristiwa/berlari-mengenang-sajak-perlawanan-wiji-thukul.html

Berita Jogja: http://beritajogja.co.id/2014/01/23/run-2-remember-mari-mengingat-dan-tuntaskan-kasus-ham/

Iklan

Telah Dibuka: Rumah Pembaca Indonesia

Screenshot Rumah Pembaca Indonesia

Upaya untuk melakukan katalogisasi buku Indonesia, memetakan pembaca baik selera maupun posisinya, penciptaan ruang diskusi yang sehat, yang muaranya adalah independensi pembaca kini bisa dilakukan di ranah online Indonesia. Siapapun yang suka membaca, mari saling berinteraksi dengan para penghuni lainnya di Rumah Pembaca Indonesia.

Silakan kunjungi: rumahpembaca.com dan silakan follow @rumpibuku dan Facebook Page /rumah.pembaca

Situs New Media ini dilahirkan karena urgensi untuk memiliki rumah bagi pembaca yang lebih independen daripada Goodreads.com yang diakuisisi oleh Amazon. Didukung oleh para relawan seperti Daniel Mahendra, Dian, Anazkia, Devy Lubis, Senda Irawan, Nabila Budayana, Ary, mataharitimoer, Ronny Agustinus, Ninus, Amanatia Junda, Gieb, Anna Subekti, Nesya Lestari Rachmawati, Ceacealia Dewitha, Akira Sudarto, Iyut Syfa, Triana Dyah, Rindi Danika, Sari Halida Hanun, Taman Baca Mahanani, Irwansyah, Dewi Wulandari, Lita Soerjadinata, Afandi Sido, Diah Utami Puspitarini, Abdyka Wirmon, Hernadi Tanzil, Zulfan Dacosta, Azia Azmi, Subhan, Leli, Pratono, Khairul Anam, Julia, John Ferry Sihotang, situs New Media ini mulai beroperasi pada bulan Desember 2013.

Semoga solusi New Media ini bisa berguna untuk orang banyak.

Di Balik Publikasi: Menangani IGF 2013 Daily News

Diselenggarakannya Internet Governance Forum VIII di Bali pada November 2013 menjadi momen penting bagi perkembangan internet dunia. Dalam pertemuan yang berlangsung di pulau dewata tersebut, rumusan mengenai tata kelola internet dunia diformulasi dengan menghasilkan itikad untuk melibatkan sebanyak mungkin stakeholder/pemangku kepentingan di dalamnya.

IGF 2013 Daily News

Selama pertemuan IGF 2013, terjadi banyak workshop dan diskusi tentang banyak topik: keamanan, infrastruktur, gender, kebebasan berekspresi, dll. Di sini penting terjadi pengelolaan lalu lintas informasi. Tanam Ide Kreasi bekerjasama dengan London School of Public Relation/LSPR ditunjuk oleh ID-Config untuk membantu pengelolaan informasi dengan menerbitkan harian yang terbit setiap hari selama pertemuan IGF 2013.

IGF 2013 Daily News (dok. Erick Gafar)

Selain harian ini, tim juga bertanggungjawab mengelola website. Dengan sumber daya yang ada, tugas menerbitkan dan mendistribusikan harian ini berlangsung lancar. Kepuasan ada saat setiap hari, para peserta IGF 2013 dengan antusias terus datang meminta edisi terbaru IGF 2013 Daily News.

Pengalaman ini merupakan kesempatan yang berharga.