Dua Tahun Menanam Ide

Tepat 1 Oktober ini, Publicist & New Media Publisher Tanam Ide Kreasi/TIK merayakan hari lahirnya yang kedua. Dimulai dengan menjadi publisis, menginisiasi sejumlah literary act, menerbitkan sejumlah New Media, hingga jadi suar #SOSBanjir pernah dilakoni dalam 2 tahun ini.

Memang bukan perjalanan yang megah dan ramai. Teramat sering menjalaninya dalam kesepian. Duduk di bangsal RS sampai berkeliling mencoba menanam ide di banyak kepala. Tahun 2012 hampir setiap bulan presentasi ke penerbit.

Beruntung sekali akhirnya tidak gila. Malah boleh merasa bersyukur karena paling tidak ada beberapa upaya menanam ide yang berhasil. Tentu tidak semua.

Yang paling membahagiakan tentu saja ada. Saat Pustaka Jaya memutuskan tidak jadi ditutup usai kampanye #SavePustakaJaya. Atau Pak Raden mendapat pertolongan banyak pihak dari #PakRadenNgamen. Atau saat dikontak mbak Leila S. Chudori karena novel Pulang cetak ulang kurang dari sebulan.

Yang terutama dari itu semua adalah terima kasih atas kepercayaannya. Itu sudah banyak menyelamatkan dari kegilaan di kepala.

Semoga upaya menanam ide ini bisa menjadi pohon yang besar. Lalu suatu hari nanti bisa menuai cerita bagi banyak orang. Amin.

[AS]

Iklan

Setahun Menanam Ide Lewat Kata-Kata

Hidup adalah serangkaian keputusan. Keputusan demi keputusan yang diambil itulah yang membentuk perjalanan hidup. Demikian juga keputusan kami saat mendirikan Tanam Ide Kreasi sebagai publisis dan kemudian menjadi New Media Publisher setahun lalu. Ini adalah sebuah keputusan revolusioner.

Mulai 1 Oktober 2011, Tanam Ide Kreasi mulai menanam ide.

Mulai 1 Oktober 2011, Tanam Ide Kreasi mulai menanam ide.

SETAHUN lalu, selepas menyelesaikan tanggungjawab sebagai moderator komunitas pembaca aktif Goodreads Indonesia 2007-2010 kami membuat keputusan revolusioner, atau paling tidak bisa dikatakan nekat. Setelah melihat problem perbukuan pada penerbit dan penulis, serta semakin lemahnya dukungan media pada dunia membaca dan menulis, bulat tekad kami menjadi publisis/konsultan publikasi.

Tugas publisis adalah merancang berbagai kebutuhan bagi tersiarnya keberadaan sebuah buku/seorang penulis dan dalam hal ini melakukan percepatan pertemuan dengan pembacanya lewat sejumlah kegiatan. Yang dipersiapkan tak cuma kegiatan book signing dan foto session, tetapi juga launching buku, temu penulis, mempersiapkan siaran di radio hingga ke televisi. Namun tugas utamanya adalah mengupayakan respon dari para pembaca lewat alat bantu book release, review buku, dan liputan acara.

Baca lebih lanjut