Pemuatan Kampanye #SavePustakaJaya di Harian Detik

Seminggu lalu, Raisya wartawan Harian Detik mewawancarai saya tentang kegiatan kampanye #SavePustakaJaya. Wawancara ini sendiri berlangsung cukup intens di sela jadwal kerja yang padat. Pada intinya, dari sisi wartawan, perihal nasib Pustaka Jaya ini sepertinya luput dari perhatian kalau saja tidak ada gerakan kampanye para pembaca untuk mencoba menyelamatkannya.

Dari saya, tentu saja berharap Pustaka Jaya benar-benar bisa “selamat” dalam badai perindustrian perbukuan. Tetapi semua kembali pada mereka. Karena yang penting diketahui lewat gerakan kampanye #SavePustakaJaya adalah sebuah pesan psikologis baik kepada penerbit Pustaka Jaya maupun kepada masyarakat luas bahwa keberadaan mereka penting dan banyak pembaca yang betul-betul peduli, meskipun dalam tempo yang pendek ini hanya “kecil” nilai sumbangsihnya.

Artikel "Berharap Pustaka Kembali Jaya"

Hasil wawancara sendiri sudah naik cetak pada Sabtu, 21 Januari 2012 di Harian Detik pagi dengan judul “Berharap Pustaka Kembali Jaya”. Terima kasih atas kesempatan pemuatan kisah Pustaka Jaya ini ke media cetak Harian Detik dan semoga semakin banyak pembaca yang menyadari apa yang sedang diperjuangkan bersama-sama oleh kegiatan ini.